IDENTIFICATION OF ANTIRETROVIRAL MUTATION IN PROTEASE AND REVERSE TRANCRIPTASE INHIBITOR IN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS-1 OF HIV/AIDS PATIENTS IN MIMIKA REGENCY, PAPUA
Atur Tampilan
Instansi
Balai Penelitian dan Pengembangan KesehatanPapua
Etik
-
Tujuan
Mengidentifikasi mutasi terkait resistensi pada fragmen DNA pengkode protease dan reverse transcriptase
Abstraksi
Terapi dengan pemberian inhibitor RT telah menjadi program lini pertama di Mimika. Penggunaan ARV yang teratur dapat menurunkan jumlah virus. Namun setelah itu HIV dapat menjadi resisten terhadap ARV yang diberikan. Resistensi virus terhadap obat bisa terjadi karena mutasi. Jika mutasi terkait resistensi terjadi pada DNA virus, maka ARV yang diberikan tidak lagi efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi mutasi terkait resistensi pada fragmen DNA pengkode protease dan reverse transcriptase. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan potong lintang pada 84 subyek yang telah menerima antiretroviral > 6 bulan. Penelitian dilakukan di RS. Mitra Masyarakat Mimika. Proses laboratorium meliputi ekstraksi, RT-PCR, elektroforesis dan sekuensing. Analisis data menggunakan interpretasi algoritma resistensi pada Database HIV. Hasil penelitian mendapatkan 1 subyek yang belum menerima terapi protease diidentifikasi mengalami mutasi minor L10V, 1 subyek yang menerima terapi penghambat nukleotida RT mengalami mutasi dengan motif M184V, 1 subyek dengan motif M41L, dan 1 subyek yang menerima terapi Penghambat Non Nukleotida RT teridentifikasi mengalami mutasi motif Y181C dan V108I. Simpulan, mutan HIV-1 terkait resistensi ARV telah teridentifikasi pada 2 subyek yang telah menerima terapi antiretroviral di RSMM Mimika.
Kata kunci: mutasi, resistensi, HIV-1, Mimika, protease, Rtase
Selengkapnya dengan mengeklik unduh
Dapatkan dokumen lengkap untuk riset ini.