Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Drop Out Penderita TB Paru di Puskesmas Kota Sorong
Atur Tampilan
Instansi
Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong; Fakultas Kesehatan Masyarakat - Universitas Diponegoro; Semarang
Etik
-
Tujuan
-
Abstraksi
Data Dinas Kesehatan Propinsi Papua Barat tentang kasus baru TB Paru dari tahun ke tahun terus
meningkat, walau pelaksanaan program pemberantasan TB Paru terus ditingkatkan. Dari data BP2PL Dinas Kesehatan Propinsi Papua Barat tahun 2009 ditemukan 2462 penderita baru BTA positif.
Dari jumlah tersebut yang drop out 337 penderita, dan pada tahun 2010 ditemukan 2476 kasus BTA
Positif dan dari jumlah tersebut drop out 441 penderita. Berdasarkan hasil survey pendahuluan
yang dilakukan pada puskesmas di kota sorong, pada tahun 2008 ditemukan jumlah penderita baru
TB Paru BTA positif 87 penderita. Dari jumlah tersebut yang diobati hingga sembuh sebanyak 20
penderita, yang drop out sebanyak 64 penderita. Tahun 2009 ada peningkatan penderita baru yakni sebanyak 108 penderita, yang sembuh 28 penderita yang drop out 61 penderita. Dan tahun 2010 ditemukan sebanyak 103 penderita baru BTA positif, yang sembuh 27 penderita dan yang drop out 55 penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang ada hubungannya dengan kejadian drop out pada penderita TB Paru yang sedang menjalani pengobatan.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data
melalui metode wawancara dengan bantuan kuisioner terstruktur pada semua penderita yang berobat pada puskesmas kota Sorong. Jumlah sampel 50 penderita yang drop out dan 50 penderita yang berobat teratur dan sembuh di Puskesmas Kota Sorong. Analisis univariat dilakukan dengan deskriptif frekwensi, analisis bivariat dengan uji Chy Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DO (p=0,001). Ada hubungan antara Motivasi dengan kejadian DO (p=001). Ada hubungan antara peran PMO dengan kejadian DO (p=0,001). Ada hubungan antara Akses dengan kejadian DO (p=0,001). Ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian DO (p=0,001) Tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian DO (p=0,356). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejad
Selengkapnya dengan mengeklik unduh
Dapatkan dokumen lengkap untuk riset ini.