Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Papua menerima pelaksanaan Asesmen Awal Akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 oleh Asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada 1–3 September 2026. Kegiatan ini disambut langsung oleh Plt. Kepala Balai Labkesmas Papua, dr. Antonius Oktavian, M.Kes, dan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses menuju akreditasi laboratorium.
Asesmen awal dilaksanakan oleh dua Asesor KAN, yaitu Dr. drh. Tati Ariyanti, MP dan Anissa Tiana Sheilayanti Putri, S.Far. Asesmen berfokus pada ruang lingkup identifikasi nyamuk di Instalasi Kesehatan Lingkungan, Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit. Penilaian mencakup pemenuhan persyaratan SNI ISO/IEC 17025:2017, baik dari aspek teknis biologi maupun Quality Management System (QMS) yang diterapkan dalam kegiatan laboratorium. Pelaksanaan asesmen turut dihadiri oleh Katim Mutu, Kasubbag Adum, serta seluruh pegawai yang terlibat dalam proses persiapan dan pelaksanaan asesmen. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung kesiapan Balai Labkesmas Papua menuju akreditasi.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang persiapan akreditasi yang telah dilakukan oleh Balai Labkesmas Papua. Rangkaian asesmen meliputi sambutan pimpinan dan perkenalan tim laboratorium, penjelasan tujuan asesmen, konfirmasi ruang lingkup dan pendamping, kunjungan ke laboratorium, asesmen pemenuhan persyaratan SNI ISO/IEC 17025:2017, konfirmasi hasil asesmen, hingga penyusunan laporan asesmen.
Melalui asesmen ini, Asesor KAN melakukan penilaian terhadap kesiapan laboratorium dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan, baik dari aspek manajemen maupun teknis. Proses tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Balai Labkesmas Papua untuk memperoleh masukan dan evaluasi terhadap penerapan sistem manajemen mutu serta pelaksanaan teknis identifikasi nyamuk.
Dari hasil pelaksanaan asesmen awal, ditemukan beberapa temuan minor dan observasi yang perlu ditindaklanjuti. Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi Balai Labkesmas Papua untuk menyempurnakan penerapan sistem manajemen dan aspek teknis laboratorium sebelum melanjutkan ke tahapan akreditasi berikutnya.
Pelaksanaan asesmen awal ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Balai Labkesmas Papua untuk memperoleh pengakuan kompetensi laboratorium melalui akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017. Seluruh jajaran Balai Labkesmas Papua berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil asesmen dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Dengan adanya asesmen ini, Balai Labkesmas Papua berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan seluruh persyaratan dapat dipenuhi dengan baik, sehingga ruang lingkup identifikasi nyamuk dapat memperoleh akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 serta semakin memperkuat mutu dan keandalan pelayanan laboratorium dalam mendukung surveilans vektor dan upaya kesehatan masyarakat di Papua.